Prambanan: Arsitektur yang mengagumkan

PT. Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko

Jelajahi Komplek area Candi Terbesar berlokasi di utara Yogyakarta, Indonesia

Candi Prambanan dikatakan candi Hindu paling indah di dunia. Ini adalah kompleks candi terbesar di Jawa dengan tiga candi utama yang didedikasikan untuk tiga besar dewa Hindu, Siwa, Wisnu, dan Brahma, simbol dari Trimurti dalam kepercayaan Hindu.

Dibangun pada abad 9, Prambanan dikelilingi oleh 200 candi

Pintu masuk utama Candi Prambanan menunjukkan rangkaian dan elemen candi yang megah, yang merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Candi Prambanan mempunyai tinggi 47 meter dan lebar 34 meter, yang mana tertinggi dari candi sejenisnya.

Aslinya ada sekitar 250 candi di kompleks dan merupakan kompleks dengan tiga zona yang berbeda: luar, tengah dan bagian dalam, yang merupakan tempat paling suci dari candi.

Bangunan candi mengikuti hirarki arsitektur yang sama dengan Borobudur, terdiri dari tiga bagian berbeda, dari yang terendah hingga bagian paling suci dari alam.

Candi Siwa adalah yang tertinggi di kompleks candi (47 meter). Paling tinggi dibanding yang lain dan memiliki empat poin utama.

Dasar candi, yang mana daerah luar adalah neraka. Itu adalah daerah yang besar yang ditandai oleh dinding persegi panjang. Ini adalah tempat untuk rakyat biasa, manusia, baik manusia dan hewan. Ini adalah tempat di mana nafsu dan keinginan terjadi sehari-hari. Ini adalah daerah yang tidak suci.

Pusat badan candi dan alun-alun tengah kompleks, merupakan 'dunia tengah' tempat bagi mereka yang telah meninggalkan harta duniawi mereka.

Di sinilah orang mulai melihat cahaya kebenaran. Dunia tengah memiliki empat baris dari 224 kuil individu kecil, di mana semua kuil adalah sama.

Puncak candi atau bagian atas dan bag an terdalam persegi merupakan ranah dewa, zona paling suci, dan merupakan mahkota.

Relief Prambanan menceritakan kisah kepahlawanan Hindu dan narasi dari Ramayana dan Bhagavata Purana.

Legenda Roro Jonggrang

Cerita mengatakan bahwa candi ke-1000 adalah patung seorang wanita perawan ramping bernama Roro Jonggrang, yang berubah menjadi batu oleh seorang pria muda dan kuat bernama Bandung Bondowoso setelah usahanya untuk menggagalkan upaya Bondowoso dalam membangun seribu candi dan dua sumur dalam satu malam untuk wanita tersebut gagal. Bondowoso jatuh cinta dengan Roro Jonggrang dan memintanya untuk menikah dengannya.

Namun, Roro Jonggrang penuh kebencian karena Bondowoso membunuh ayahnya; maka ia mencoba untuk menolak pinangannya dengan melaksanakan tugas yang tampaknya mustahil. Sebagai seorang pria yang memiliki pasukan yang tak terlihat dari roh, itu mudah untuk Bondowoso untuk menyelesaikan tugas.

Setelah hampir seribu candi telah dibangun, Roro Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terlihat seperti fajar menyingsing. Dengan cara ini, roh tidak punya pilihan selain meninggalkan sebelum menyelesaikan satu candi terakhir. Bondowoso menyadari bahwa wanita itu telah menipunya sehingga ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca ke 1000. Ini adalah cerita rakyat yang sangat menarik dimana orang-orang lokal suka menceritakannya.

Pada abad ke-10 candi ini terabaikan dikarenakan Dinasti Mataram pindah ke jawa timur. Kemudian gempa memporak-porandakan pada abafd ke-16.

However, even after surviving natural disasters, including the 2006 Yogyakarta earthquakes, many locals have come together to restore the temple complex.

Kredit: Cerita

PT.Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko [PERSERO]

Kredit: Semua media
Cerita yang ditampilkan mungkin dalam beberapa kasus telah dibuat oleh pihak ketiga yang independen dan mungkin tidak selalu mewakili pandangan lembaga penyedia konten, yang tercantum di bawah ini.
Terjemahkan dengan Google
Beranda
Jelajahi
Di sekitar
Profil