Pada dasarnya karya Ichsan berusaha menangkap momen eksistensi manusia. Bagaimana manusia merasakan spirit, sangat bergantung pada sense kita sebagai bentuk kesadaran perseptual terhadap pengalaman-pengalaman tertentu. Figur manusia yang dibentuk oleh Ichsan menunjukkan bagaimana manusia kukuh dengan dirinya dalam bentuk yang paling murni. Ia memberikan efek tetesan air untuk merepresentasikan pengalaman luar diri yang akan mengubah bentuk yang murni menjadi sesuatu yang tak lagi hanya bisa dikendalikan oleh diri. Setiap tetesan akan memberikan daya dorong bagi manusia untuk berubah, meskipun perubahan itu tak secara langsung terlihat, tetapi pelahan-pelahan memberikan gagasan yang baru tentang diri dan kehidupan.
Tertarik dengan Visual arts?
Dapatkan info terbaru dengan Culture Weekly yang dipersonalisasi
Anda sudah berlangganan.
Culture Weekly pertama Anda akan tersedia minggu ini.