Bekerja sama dengan Kementrian Kebudayaan, BRIN dan Universitas Griffith
50,000 tahun sejarah manusia
Berhadapan Langsung Dengan Para Leluhur
Menjelajahi penemuan seni gua yang unik di Indonesia
Apa itu Gambar Cadas?
Gambar cadas adalah gambar yang dibuat oleh manusia prasejarah pada permukaan batuan keras. Gambar-gambar itu ditunjukkan dalam bentuk lukisan, goresan, atau ukiran. Gambar cadas khas Indonesia terdiri dari stensil tangan, sosok manusia, binatang, perahu, dan garis geometris.
Di mana kita dapat menemukan seni cadas ini?
Situs seni cadas di Indonesia dapat ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil Timur, Maluku, dan Papua. Hingga saat ini, ada lebih dari 700 situs di gua-gua pedalaman, gua-gua pesisir, tebing pantai, pulau karst, dan monolit
Para arkeolog dan ilmuwan Indonesia telah melakukan ekspedisi ke seluruh wilayah Indonesia secara ekstensif untuk mendokumentasikan, meneliti, dan melestarikan situs seni cadas.
Seni cadas yang ditemukan di Tebing Ambe, sebuah tebing di wilayah Maros, Sulawesi.
Bagaimana kita mengetahui usia seni cadas ini?
Sampel seni cadas diambil dengan hati-hati dari lokasi dan dianalisis menggunakan metode deret uranium untuk menentukan usia. Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Griffith University untuk melakukan studi di Fasilitas Isotop Radiogenik.
Apakah kita mengetahui siapa yang melukis seni cadas ini?
Ada beberapa kandidat yang potensial selama era Pleistosen: manusia modern awal, Neanderthal, Denisovan, atau Australomelanosoid. Selama era Holosen, kami yakin suku Austronesia dan Papua-lah yang melukisnya.
Mengapa sebagian besar gambar berwarna merah atau hitam?
Bahan utama yang digunakan adalah oker atau hematit. Dalam beberapa kasus, mereka juga menggunakan arang, batu kapur, kerang atau cangkang yang hancur. Meskipun umumnya akan menggambar dengan tangan dan jari, mereka kemungkinan juga menggunakan tangkai dan tulang hewan.