Three Javanese Women Drawing Batik Designs on Cloth (ca. 1867 - ca. 1910) oleh Céphas, KassianRijksmuseum
Apa itu Batik?
Batik merupakan kerajinan tangan yang diwariskan dari generasi ke generasi berupa teknik menghias kain dengan bentuk titik dan garis menggunakan lilin malam panas sebagai perintang/ penutup warna dengan alat berupa canting tulis maupun canting cap membentuk motif yang bermakna.
Siapa yang pertama kali menciptakan batik?
Membatik merupakan pengetahuan komunal yang diwariskan nenek moyang kita secara lisan dari generasi ke generasi.
Batik memenuhi 3 dari 5 kriteria UNESCO, yaitu tradisi dan ekspresi lisan; kebiasaan sosial, adat istiadat masyarakat, dan ritus; dan kemahiran kerajinan tradisional.
Kapan Batik mulai ada di Nusantara?
Kain bermotif sudah ada sejak masa kerajaan Hindu-Buddha, yang diketahui melalui pada tinggalan arkeologi seperti arca dan prasasti.
Prajnaparamita (1300/1300)Museum Batik Indonesia
Arca Prajnaparamita digambarkan mengenakan kain panjang bermotif lingkaran atau patola berbentuk ceplok bunga dengan bagian tepi kain dihias motif tumpal.
Motif patola berasal dari India. Motif ini berkembang menjadi motif Nitik (Yogyakarta) dan Jlamprang (Pekalongan).
Motif Nitik dari Yogyakarta (kiri) dan motif Jlamprang dari Pekalongan (kanan)
Catatan tentang Batik pada Prasasti
Prasasti memberikan petunjuk mengenai pakaian pada masa lalu, salah satunya adalah prasasti Cker yang diterbitkan oleh Raja Sri Kameswara dari kerajaan Kediri pada tahun 1107 Saka (1185 Masehi).
Prasasti Cker 2 (1185/1185) oleh Dok.Museum Batik IndonesiaMuseum Batik Indonesia
Prasasti Cker
Prasasti Cker menyebutkan bahwa penduduk desa Cker diperbolehkan mengenakan pakaian yang dilukis dengan warna (tulisa warnna). Diperkirakan kain sejenis ini merupakan batik di masa kerajaan Kediri.
Istilah "tulis" pada prasasti Cker kemungkinan besar merujuk pada proses pembuatan kain batik yaitu batik tulis yang dikenal saat ini.
Istilah tulis dalam konteks pakaian pada masa lalu juga ditemukan pada prasasti Kemulan (abad 12), dan prasasti Tuhanaru (Abad 14).
Pajangan Dinding 709 (2000) oleh Sri KuncoroMuseum Batik Indonesia
Batik Warisan Budaya
Batik adalah kerajinan tangan menghias kain dengan cara merintang warna menggunakan lilin malam panas (dye-resist) dengan alat canting. Karya seni ini telah ada sejak zaman dahulu dan diturunkan antar generasi. Batik Indonesia telah diakui oleh dunia.
Christie, J Wisseman. 1993. Texts and Textiles in 'Medieval' Java. JSTOR: Bulletin de l'Ecole francaise d'Extreme-Orient, Vol. 80, No. 1, pp.181-211.
Djoemena, Nian S. 1986. Ungkapan Sehelai Batik It's Mystery and Meaning. Jakarta: Djambatan.
Tertarik dengan Natural history?
Dapatkan info terbaru dengan Culture Weekly yang dipersonalisasi
Anda sudah berlangganan.
Culture Weekly pertama Anda akan tersedia minggu ini.